EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MASA NIFAS TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MELAKUKAN PERAWATAN MANDIRI SELAMA MASA NIFAS

Authors

  • Herlina Herlina Program Studi Kebidanan, STIKES Dian Husada
  • Vera Virgia Program Studi Ilmu Keperawatan, STIKES Dian Husada

DOI:

https://doi.org/10.56586/ec.v4i3.130

Keywords:

Pendidikan Kesehatan, Masa Nifas, Pengetahuan, Perawatan Mandiri, Ibu Nifas

Abstract

Masa nifas merupakan periode yang dimulai sejak lahirnya plasenta hingga 42 hari setelah persalinan. Pada masa ini, ibu mengalami berbagai perubahan fisiologis dan psikologis yang memerlukan kemampuan perawatan mandiri untuk mencegah terjadinya komplikasi. Namun, masih banyak ibu nifas yang memiliki pengetahuan kurang mengenai perawatan mandiri sehingga diperlukan pendidikan kesehatan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan masa nifas terhadap pengetahuan ibu dalam melakukan perawatan mandiri selama masa nifas di Desa Sooko Tahun 2026. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Experimental One Group Pretest–Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di Desa Sooko Kabupaten Mojokerto sebanyak 35 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan tentang perawatan mandiri masa nifas yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pendidikan kesehatan. Data dianalisis secara univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan Paired Sample t-test dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Karakteristik responden menunjukkan bahwa sebagian besar berusia 20–35 tahun (74,3%), berpendidikan SMA/SMK (51,4%), dan memiliki 1 anak (40,0%). Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori kurang sebanyak 18 responden (51,4%), dengan nilai rata-rata 58,20 ± 10,14. Setelah diberikan pendidikan kesehatan, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori baik sebanyak 26 responden (74,3%), dengan nilai rata-rata meningkat menjadi 84,60 ± 7,83. Hasil uji Paired Sample t-test menunjukkan nilai p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan. Pendidikan kesehatan masa nifas terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu mengenai perawatan mandiri selama masa nifas di Desa Sooko Tahun 2026. Pemberian pendidikan kesehatan secara terstruktur dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam melakukan perawatan mandiri sehingga mendukung proses pemulihan serta mengurangi risiko komplikasi pada masa nifas

Downloads

Published

2026-08-01

How to Cite

Herlina, H., & Virgia, V. (2026). EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MASA NIFAS TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM MELAKUKAN PERAWATAN MANDIRI SELAMA MASA NIFAS. Enfermeria Ciencia, 4(3), 248–260. https://doi.org/10.56586/ec.v4i3.130