EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PADA PASIEN SECTIO CAESAREAN DI RSUD KOTA MADIUN PADA TAHUN 2022-2023

Authors

  • Ayuda Setianingrum STIKES Bhakti Husada Mulia
  • RFX Premihadi Putra STIKES Bhakti Husada Mulia
  • Zaenal Abidin STIKES Bhakti Husada Mulia

Keywords:

Sectio Caesarean, Infeksi Luka Operasi, Cefotaxime, Cefazoline

Abstract

Setio Caesarean (SC) merupakan tindakan pengeluarkan janin dengan metode pembedahan dinding abdomen dan uterus. Infeksi Luka Operasi (ILO) menjadi salah satu komplikasi paska SC dengan prevalensi 11,7% secara global pada tahun 2022. Pencegahan ILO yang tepat dengan pemberian antibiotik profilaksis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien meliputi umur dan usia kehamilan, pola penggunaan serta kesesuaian penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien SC berdasarkan Formularium Rumah Sakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan data retrospektif dari rekam medis RSUD Kota Madiun. Subyek penelitian adalah pasien SC periode Januari-Desember 2023 dengan sampel 100 pasien. Analisis evaluasi antibiotik profilaksis SC menggunakan perhitungan persentase. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien, pasien paling banyak berumur 21-35 tahun (83%) dan usia kehamilan pada usia 37-42 minggu (99%), Pola penggunaan antibiotik profilaksis paling banyak cefotaxime (66%). Berdasarkan nilai leukosit 3,6-11,00, 81,9% yang menggunakan Cefotaxime dan 91,2% Cefazoline. Berdasarkan suhu, pasien 100% bersuhu normal yang menggunakan antibiotik cefotaxime dan cefazoline. Evaluasi tepat dosis dan tepat rute pemberian antibiotik cefotaxime dan cefazoline 100% sesuai Formularium RSUD Kota Madiun. Kesimpulnya terdapat kesesuaian dengan pedoman yang digunakan pada penelitian ini

Downloads

Published

2024-10-31